Senjata Rahasia Hewan Mini yang Mematikan

Beragam jenis hewan hidup di bumi dengan segala kekurangan dan kelebihannya. Ada yang berukuran besar, ada pula dengan ukuran mini atau kecil. Meski ukurannya berbeda-beda, namun Tuhan menciptakan hewan dengan sempurna. Termasuk melengkapi hewan dengan alat atau senjata dalam tubuh mereka yang  berfungsi sebagai pertahanan diri  dan menyerang mangsa.

Demikian juga dengan hewan-hewan kecil berikut ini. Meski ukuran mereka mini, bukan berarti hewan-hewan ini lemah. Mereka memiliki senjata alami seperti pada hewan-hewan lainnya. Senjata-senjata tersebut bukan saja mampu mencederai mangsanya, namun juga bisa mematikan. 

1. Kumbang Penyelam

Kumbang penyelam yang termasuk dalam spesies thermonectus marmoratus ini merupakan kumbang yang mampu menyelam di dalam air. Ia juga bisa hidup di darat dengan berenang dari satu kolam ke kolam yang lain. Senjata rahasia dari kumbang yang ditemukan di Amerika Selatan, Arizona dan Meksiko ini adalah kedua retinanya. Kondisi ini membuat kumbang-kumbang ini bisa melihat jauh dan dekat. Jika dalam keadaan berbahaya, Ia akan memancarkan steroid beracun yang mengancam musuhnya. 

2. Kalajengking Kecil

Hewan berukuran sekitar 85 mm ini bernama theliphonyda atau sejenis kalajengking kecil. Hewan-hewan yang ditemukan di kawasan Amerika Serikat dan Meksiko ini memiliki kecambuk sebagai senjata andalannya. Walaupun hewan ini termasuk dalam keluarga kalajengking, namun mereka tidak memiliki racun seperti kalajengking pada umumnya. Hewan ini memiliki komponen asam cuka yang bisa dikeluarkan melalui cambuknya. Hebatnya lagi, Ia bisa menyemprotkan asam cuka tersebut ke segala arah dengan tingkat akurasi yang tinggi. Jika terkena manusia, zat asam ini mampu membuat luka yang menyakitkan. 

3. Earwig

Earwig sebenarnya sebutan orang barat untuk serangga ini sedangkan di Indonesia hewa ini dijuluki cocopet. Earwig mudah dikenali karena umumnya tubuhnya 1-3 cm. Ia juga berekor panjang dengan memiliki capit di ujungnya. Ekornya sangat lentur sehingga bisa digerakkan seperti kalajengjing untuk mencapit mangsanya. Capit ini juga bisa menyemprotkan bahan kimia yang berasal dari perutnya jika ada hewan lain yang mengganggunya. 

4. Ulat Ngengat 

Ulat Ngengat berjenis Delcerides Ingenita ini berbentuk kecil layaknya ulat pada umumnya. Ulat ini biasanya dianggap sebagai hama karena mengganggu tumbuhan dan pohon. Ulat ngengat memiliki musuh utama yakni semut. Jika ada seekor semut yang mencoba menggigitnya, hewan kecil ini akan mengeluarkan lapisan lengket yang terdapat pada tiap kutil ditubuhnya. Hal ini membuat mulut semut akan menempel pada lapisan tersebut. 

5. Kutu

Kutu ini merupakan makanan lebah. Hewan kecil ini banyak ditemukan di bagian utara bagian selatan. Meskipun kecil, hewan ini memiliki beberapa senjata rahasia. Hewan ini memiliki paruh untuk menyuntikan cairan ludah berbisa ketika Ia berada dalam bahaya. Ia juga menggunkan cairan tersebut untuk melindungi telur-telur mereka dari hewan predator. Gigitan hewan ini bisa menyakitkan bagi manusia. Selin itu hewan ini mampu mengeluarkan bau yang kuat sebagai senjata untuk mempertahankan diri. 

6. Kalajengking Padang Pasir    

Di bumi ini ada banyak spesies hewan yang dapat membunuh, salah satunya adalah kalajengking. Walaupun ukurannya tidak sampai satu kepalan tangan manusia, namun satu hewan ini dapat menghentikan detak jantung manusia. Kalanjengking merupakan kelompok hewan arthapoda berbisa. Dimana pada ekornya terdapat kelenjar racun yang dapat membunuh mangsanya. Pada ekor inilah yang menjadi senjata berbahaya seekor kalajengking. Habitat kalajengking adalah padang pasir, sehingga Ia terlatih hidup tanpa makan dan minum selama berbulan-bulan. 

7. Kecoa Kayu

Kecoa ini berasal dari Florida Amerika Serikat ini memiliki kelenjar dalam perut yang mampu menghasilkan 40 zat kimia dalam perut dalam bentuk lendir, termasuk asam dan zat yang berbau. Dalam keadaan berbahaya hewan ini bisa mengeluarkan zat racun tersebut sejauh 15 cm. Jika zat ini mengenai mata, maka korban akan mengalami sakit yang luar biasa. Kecoa kayu berbeda dengan kecoa pada umumnya. Mereka tidak bersayap dan bergerak sangat lambat. 

Sudah seharusnya  kita lebih berhati-hati terhadap hewan-hewan kecil ini agar tidak merasakan sakit akibat senjata rahasianya. Semoga informasi ini menambah pengetahuan baru untuk anda dan terimakasih sudah membaca.

Enam Hal yang Dianggap Modern, Namun Sudah Ada Sejak Masa Lalu

Teknologi mengalami kemajuan yang begitu pesat dan  berkembang disegala aspek kehidupan. Dengan segala kecanggihan yang ada, manusia yang hidup pada masa sekarang mengganggap bahwa zaman ini merupakan era modern karena berhasil menemukan hal-hal baru yang tidak bisa diciptakan pada masa lalu. Sementara pada zaman lalu, hal-hal yang ada terkait terknologi mustahil diciptakan karena peralatan yang kurang mendukung.

Namun ternyata, tidak semua hal yang dianggap baru saat ini tidak ada pada zaman kuno. Bahkan beberapa diantaranya justru sudah ada sejak ribuan tahun lalu atau Sebelum Masehi. Dengan artefak dan peninggalan yang ada, dapat diketahui bahwa sebenarnya hal-hal yang kita anggap baru saat ini ternyata sudah ada sejak zaman kuno. Hal ini menunjukan bahwa peradaban masa lalu tidak kalah hebatnya dengan penemuan-penemuan yang ada saat ini. Apa saja hal yang dianggap baru, namun sudah ada sejak masa lalu? Berkut ulasannya. 

1. Lemari Es

Lemari es atau lemari pendingin ditemukan pertama kali oleh William Culen pada abad ke-18. Hal ini didasari keinginannya untuk dapat membuat makanan awet dan bisa dikonsumsi dalam jangka waktu yang lama. Setelah melalui berbagai tahapan panjang, lemari es akhirnya bisa sempurna dan dimodifikasi dengan berbagai keguanaan seperti sekarang ini.

Ternyata lemari es sudah ada sejak 400 tahun Sebelum Masehi dan digunakan oleh bangsa Sumeria kuno. Mereka membuat ruangan pendingin yang terletak jauh di bawah tanah ditengah gurun pasir. Ruangan ini digunakan untuk menyimpan es pada musim panas dan persediaan makanan mereka. Lemari es primitif ini disebut “yakchal” dan peninggalannya masih ada hingga saat ini.  

2. Mall

Mall yang ada saat ini dianggap modern karena menjadi lambang kapitalisme tingkat tinggi. Berdasarkan literatur yang ada, mall berkembang setelah terjadinya Revolusi Industri di Eropa pada awal abad ke-19. Ada juga yang mengatakan bahwa Mall modern seperti sekarang dibangun oleh peradaban Islam pada abad ke-15 di Istambul, Turki.

Ternyata bangunan tempat berdagang yang saat ini biasa disebut mall tersebut sudah ada sejak zaman Romawi Kuno. Tepatnya pada 113 Sebelum Masehi, Bangsa Romawi sudah memiliki konsep mall seperti sekarang. Mall jaman dahulu disebut dengan Trajan Market, bangunan ini memiliki konsep yang sama dengan Mall yang ada sekarang. Trajan Market merupakan bangunan besar yang dipetak-petak seperti kios yang menjual berbagai kebutuhan seperti pakaian, perhiasan, kosmetik, bahkan restoran fast food.  

3. Elevator

Elevator alias lift merupakan angkutan transportasi vertikal yang digunakan untuk mengangkut orang atau barang dalam sebuah ruangan yang bertingkat. Lift yang sering digunakan saat ini merupakan penemuan dari Elisha Graves Otis, pada tahun 1852. Ini sudah mengalami berbagai modifikasi sehingga aman digunakan untuk mengangkut barang atau manusia.

Ternyata elevator sudah ditemukan oleh Archimedes sejak tahun 236 Sebelum Masehi pada zaman Yunani Kuno.  Ternyata benda yang kita anggap modern ini sudah umum digunakan pada masa itu di di Coloseum untuk mengangkut para gladiator dari ruang bawah tanah ke arena. Bedanya, saat itu teknologi untuk menaikkan atau menurunkan elevator masih menggunakan manusia atau hewan.  

4. Kosmetik

Tidak hanya manusia zaman kini yang bisa berubah cantik dengan berbagai kosmetik yang dipakai. Sejak tahun 10.000 Sebelum Masehi, manusia sudah memiliki dorongan untuk selalu tampil cantik. Kosmetik pertama kali berkembang di Mesir Kuno dan tidak hanya digunakan oleh wanita, namun juga pria. Pada tahun tersebut, masyarakat kuno Mesir menciptakan sunblock pertama untuk menghalau panas matahari. Pada tahun yang sama, mereka juga menciptakan parfum sebagai wewangi-wangian. Pada tahun 4000 Sebelum Masehi wanita sudah memiliki kebiasaan membawa kosmetik mereka dengan sebuah kotak sama dengan yang dilakukan wanita zaman sekarang. Pada tahun 3.000 SM, orang-orang Tionghoa menggunakan pewarna kuku (kuteks) dan tahun 1.000 SM, bangsa Yunani menggunakan lipstik dari serbuk besi untuk memerahkan bibir mereka.

5. Bedah Plastik

Bedah plastik atau operasi plastik merupakan upaya memperindah diri dengan menghilangkan atau menambah bagian tubuh tertentu untuk tampil sempurna. Saat ini bedah plastik sangat digandrungi oleh masyarakat Korea Selatan yang berlomba-lomba mengubah bentuk wajahnya. Meski saat ini terkenal di Korsel,  ternyata bukan bangsa tersebut yang menjadi pelopor bedah plastik.

Namun bangsa India yang sudah melakukannya sejak 2000 tahun Sebelum Masehi.  Pada tahun 600 SM, seorang tabib India bernama Sushruta menerbitkan buku pertama yang berisi tentang panduan operasi bedah plastik dan operasi yang paling sering dilakukan saat itu adalah rhynoplasti alias memperbaiki bentuk hidung.

6. Kaki Prostetik

Kaki prostetik atau kaki tiruan merupakan harapan bagi korban amputasi untuk hidup secara normal. Hal ini dianggap menjadi salah satu bentuk kemajuan teknologi yang ada pada zaman kini. Namun ternyata Kaki prostetik sudah lama digunakan bertahun-tahun lalu di Mesir sejak 2.700 SM. Selain itu, kaki prostetik dari bahan kayu dan tembaga juga ditemukan di Italia dan diperkirakan berasal dari tahun 300 SM.

Tujuh Hewan Dengan Kemampuan Membunuh Tersadis di Dunia

Banyak manusia yang merasa ketakutan terhadap jenis hewan tertentu. Hal itu dirasa wajar karena ternyata di dunia yang luas ini banyak sekali tersebar jenis hewan yang berbahaya dan mematikan. Bahkan hewan yang kita duga lucu dan menggemaskan bisa menjadi pembunuh yang sangat hebat terhadap mangsanya.

Sebagian besar hewan mungkin ada yang dikategorikan sebagai hewan predator terganas di dunia. Namun, terkadang kita juga tidak menyangka bahwa hewan yang kita rasa berukuran kecil dan tidak berbahaya justru merupakan hewan yang memiliki kemampuan membunuh mangsanya dengan cara yang sadis. Berikut ini adalah 7 hewan yang ternyata memiliki kemampuan membunuh tersadis.

1. Tawon Parasit

Tawon Parasit ( Parasitic Wasp) merupakan jenis tawon yang memiliki aktivitas reproduksi yang unik.
Karena tawon ini menggunakan berbagai organisme sebagai inangnya, mulai dari laba-laba, ulat, atau larva serangga lainnya. Tawon menyengat sang mangsa dan mulai bertelur di dalamnya. Setelah telurnya menetas, larva tawon perlahan memakan korban dari dalam sampai keluar yang mengerikan.

Sebagian jenis tawon ini malah ada yang mampu mengontrol inangnya untuk bergerak mencari lokasi yang pas untuk bertelur. Ketika sudah cukup besar, para larva itu akan keluar dari tubuh inangnya secara bersama-sama. Namun si inang tidak menyadari bahwa larva tersebut merupakan larva dari tawon parasit. Mereka mengganggap larva-larva itu merupakan keturunan mereka, lalu menjaganya hingga menjadi pupa atau tawon parasit dewasa. 

2. Candiru

Mungkin sebagian besar dari kita belum pernah mendengar nama hewan ini. Ya benar saja, hal itu dikarenakan hewan ini kurang terekspos keberadaannya. Untuk sekedar diketahui, Candiru adalah sejenis ikan air tawar yang sekelompok dengan ikan lele. Hewan jenis ini dapat ditemukan di Sungai Amazon dan menjadi hewan yang paling ditakuti oleh penduduk lokal. Candiru merupakan hewan parasit yang bisa saja berenang di saluran urin manusia. Hal itu dapat terjadi ketika seseorang mandi di sungai Amazon ataupun alirannya. 

Selain itu hewan yang satu ini sering masuk ke dalam insang ikan sehingga membuatnya mendapat julukan “ikan vampir dari Brazil. Selain itu, hewan kecil yang satu ini juga menghisap darah dari inang yang di masukinya. Lalu bagaimana jika Candiru masuk ke dalam tubuh manusia? Ikan ini akan berenang langsung ke paru-paru dan menghisap darah kita, bahkan juga bisa menyebabkan kematian pada inangnya. 

3. Musang Berkaki Hitam

Hewan yang merupakan anggota keluarga dari Mustelidae ini sudah terkenal karena keganasannya terhadap mangsanya. Meskipun memiliki bentuk yang lucu dan menggemaskan tapi ternyata hewan yang satu ini sering sekali mendatangi kandang hewan lainnya secara diam-diam di malam hari. Setelah memasuki kandang tersebut, hewan yang satu ini menggunakan cakarnya serta memukul hewan yang berada di dalamnya di bagian kepala. Tentu saja hal tersebuut membuat korbannya bisa mati dengan cepat. Setelah korbannya tewas, musang berkaki hitam ini langsung memangsanya. 

4. Kunang-Kunang Photuris

Kita pasti sering mendengar jika ketika belalang sembah melakukan perkawinan maka setelahnya si belalang betina akan memangsa belalang jantannya. Namun, hal sebaliknya justru terjadi pada kunang-kunang Photuris. Si Photuris jantan akan meniru sinyal cahaya bentina untuk menarik pejantan lainnya yang kemudian akan dibunuh oleh si pejantan tersebut. 

5. Ular Rumput

Ular rumput dianggap sebagai salah satu spesies ular yang paling mengerikan. Bagaimana tidak? Ternyata mereka memiliki bisa yang sangat beracun untuk memangsa korbannya dengan cara yang kejam. Ular jenis ini menelan mangsanya hidup-hidup sembari mencekik korbannya dengan cara melilit tubuh hewan tersebut. Mangsanya juga bukan hewan kecil, terkadang hewan sebesar sapi pun bisa takluk karena lilitannya.

6. Komodo

Komodo merupakan hewan asli yang dimiliki oleh Indonesia. Komodo dikenal sebagai salah satu kadal terbesar dan berbahaya yang ada di dunia. mulut mereka ternyata dipenuhi oleh campuran bakteri beracun yang dapat menyebabkan infeksi luka pada mangsanya. Bahkan yang paling berbahaya dari liur binatang ini adalah dapat menyebabkan kematian pada korbannya. Itulah yang menjadi penyebab komodo dianggap setara dengan ular yang paling mematikan di dunia. 

7. Lamprey Laut

Kebanyakan orang akan merasa jijik jika melihat lintah. Namun, bisakah anda membayangkan jika ada hewan yang mirip lintah namun memiliki ukuran yang jauh lebih besar? Ya tentu saja hal tersebut akan membuat kita takut. Hewan tersebut adalah Lamprey laut, hewan ini memiliki panjang tiga kaki dan tentu saja menghisap darah. Vertebrata primitif ini hidup dan berkembang di Great Lakes, Amerika Utara. Lamprey ini memiliki julukan sebagai lintah raksasa yang tidak akan melepaskan pengait giginya dari tubuh si korban. Ia aka terus mengaitkan giginya hingga dirinya puas menghisap darah si korban.

Itulah 7 hewan yang ternyata memiliki kemampuan membunuh paling sadis di dunia. Untuk itu, kita harus berhati-hati apabila berada di sebuah tempat yang masih tampak asing seperti di hutan. Tetaplah waspada terhadap hewan yang dianggap tidak berbahaya tersebut.

Awas, Konsumsi 6 Hewan Ini Dapat Sebabkan Kematian

Di dunia ini terdapat banyak jenis hewan yang dapat dikonsumsi dan diolah menjadi hidangan menggugah selera. Namun ternyata tidak semua jenis hewan tersbut dapat dimakan oleh manusia. Itu dikarenakan ada hewan yang mengandung racun mematikan bahkan dapat menularkan berbagai penyakit kepada yang memakannya.

Namun di beberapa negara, makanan dari hewan-hewan beracun tersebut justru dianggap sebagai makanan lezat dan menjadi hidangan nasional. Bahkan di beberapa negara maju di Asia sudah banyak penduduk yang terbiasa atau bahkan senang mengkonsumsi hewan yang berbahaya ini. Tanpa  mereka sadari resiko yang akan mereka peroleh setelah mengkonsumsinya. Hewan apa sajakah yang ternyata dapat menyebabkan kematian ini? Berikut adalah 6 hewan yang ternyata berbahaya untuk dikonsumsi. 

1. Bull Frog

Hewan mematikan pertama yaitu Bull Frog atau kenal dengan sebutan Kodok Lembu. Jenis kodok yang satu ini berukuran sangat besar dan mempunyai suara yang keras. Anda bisa menjumpai olahan makanan dari Bull Frog ini di Asia dan Afrika. Bahkan olahan makanan dari hewan yang satu ini menjadi makanan favorit bagi bangsa Afrika. Mereka mengkonsumsi hampir seluruh bagian kodok tersebut kecuali bagian organnya. 

Namun, sebenarnya olahan makanan dari bahan kodok jenis ini sangar berbahaya. Karena Bull Frog ini mengandung racun di dalam tubuhnya. Jika kodok ini dimakan, maka orang yang mengkonsumsinya akan mengalami gagal ginjal dan pembengkakan saluran kemih. Jika dikonsumsi dalam jumlah besar, makan akan beresiko menyebabkan kematian.

Di Namibia, kodok ini hanya boleh dipanen setelah hujan ketika atau lebih tepatnya setelah memasuki dewasa. Pada saat ini, racun dari bull frog Namibia sudah mulai melemah. Warga di sana biasanya memotong kaki kodok dan memasaknya dengan berbagai jenis tumbuhan tradisional yang dipercaya dapat menetralkan racunnya. Akan tetapi, metode tersebut belum terbukti kebenarannya. Untuk itu, lebih baik menghindari konsumsi olahan apapun dari hewan jenis ini. 

2. Fugu (Pufferfish)

Fugu (Pufferfish) atau yang lebih dikenal dengan sebutan ikan buntal ini juga menjadi hewan yang ternyata dapat mematikan ketika dikonsumsi. Meskipun ikan yang satu ini terlihat lucu karena bisa menggelembungkan tubuhnya, namun siapa sangka jika ia sudah pernah menyebabkan 44 orang mengalami luka-luka dan 5 orang meninggal dunia setelah mengkonsumsinya. 

Ikan yang banyak terdapat di Jepang ini ternyata mempunyai racun yang dapat menyerang liver orang yang mengkonsumsinya. Tidak hanya itu, ikan Fugu in juga dapat memicu pendarahan bagian dalam. Racun tetrodotoxin yang terdapat di dalam tubuhnya ini berguna untuk mempertahankan diri dari bahaya. Racun ini terkonsentrasi di bagian-bagian tubuh yang berbeda-beda seperti di insang dan kepalanya. Setelah mengkonsumsinya maka racun tersebut akan bereaksi dengan melumpuhkan otak dan gangguan pada saluran pernapasan.

Belum ditemukan penawar dari racun ini. walaupun dalam dosis yang kecil, namun mengkonsumsi olahan ikan yang satu ini bisa saja mengatarkan ada menuju kematian. Namun anehnya, daging dari 
tubuh yang berbeda pula. Ada yang terkumpul di insang atau kepala.

3. Sannakji

Sannakji atau lebih dikenal sebagai cumi-cumi kecil ternyata juga merupakan hewan yang bisa mematikan jika dikonsumsi. Olahan makanan dari hewan ini termasuk sajian yang biasanya disajikan mentah dan populer di Korea. Cara pengolahan hewan ini cukup dipotong-potong saja dan ditambahkan wijen. Karena masih hidup,tentakelnya masih bergerak-gerak saat makan. 

Menurut sebuah data, ada sekitar 6 orang yang meninggal dunia setiap tahunnya karena mengkonsumsi olahan makanan Sannakji. Untuk itu, memakan sannakji membutuhkan teknik tertentu. Karena apabila tidak dikonsumsi dengan benar maka akan mengakibatkan tentakelnya tersangkut di tenggorokan dan menghisap dinding tenggorokan. Hal tersebut tentu saja dapat membuat orang yang memakannya akan mengalami sesak napas karena tersedak.

4. Blood Clams

Blood Clams atau lebih terkenal dengan nama Kerang Darah ini banyak ditemukan di daerah China. Banyaknya jumlah hewan ini membuat penduduk suka untuk mengkonsumsinya. Mereka mengolahnya menjadi berbagai jenis makanan yang terlihat menggugah selera. Namun, meskipun sudah direbus beberapa waktu, tetap saja kerang ini bisa menyebabkan serta menularkan penyakit hepatitis, Thypoid serta disentri bahkan karenanya dapat menyebabkan kematian.

5. Echizen Kurage

Echizen Kurage ini merupakan jenis ubur-ubur raksasa yang banyak tersebar di perairan Jepang. Untuk mempertahankan hidupnya, ia harus memakan ikan tuna yang sedang terperangkap dengan racun di seluruh tubuhnya yang dilepaskan. Itulah yang menyebabkan orang yang memasak olahan makanan dari hewan ini harus benar-benar pandai dalam membersihkan racun-racun tersebut. Karena jika tidak, racun itu akan ikut termakan oleh orang yang mengkonsumsinya dan dapat menyebabkan kematian.

6. Lutefisk

Lutefisk ini merupakan olahan makanan ikan yang disiram dengan Iye yang berasal dari Norwegia. Iye sendiri merupakan soda yang memiliki citarasa tajam. Dibuat dari ikan cod yang diasap ataupun diasinkan, kemudian direndam dalam Iye atau air selama beberapa hari sampai dagingnya mengembang dan lunak seperti agar-agar.

Namun, pada titik ikan tersebut mempunyai Ph antara 11 dan 12 maka mengkonsumsi olahan ini akan menjadi berbahaya. Namun, dengan pengolahan yang baik lebih pada proses selanjutnya dapat membuat luterfisk relatif aman untuk dimakan. Jenis olahan ini biasanya disajikan sebagai hidangan khas Natal.

Itulah enam jenis hewan yang ternyata dapat menyebabkan kematian bagi yang mengkonsumsinya. Untuk menghindari segala kemungkinan yang terjadi, alangkah lebih baiknya apabila kita tidak memakan olahan makanan dari hewan tersebut. Pilihlah jenis hewan yang lebih menyehatkan dan lazim untuk dikonsumsi.

Geger Ikan Monster Tertangkap di Laut Bekas Ledakan Nuklir

Geger Ikan Monster Tertangkap di Laut Bekas Ledakan Nuklir

Seorang nelayan Jepang berhasil menangkap seekor ikan super menakutkan di laut dekat terjadinya kecelakaan nuklir Fukushima.
Ikan seperti monster itu diyakini dari jenis wolffish yang menghuni laut dalam. Ikan besar tersebut terlihat seperti binatang purba dengan mulut yang lebar dan ukuran kepala yang besar.
Nelayan Jepang bernama Hirasaka Hiroshi tersebut kemudian mengunggah foto selfie dirinya dengan tangkapannya itu di Twitter. Dia menyebut ikan tersebut dari jenis wolffish.
"Ini hasil tangkapan yang layak di [Hokkaido] setelah mencoba dua kali dalam waktu tiga bulan. Ikan ini super cool..," tulis Hiroshi di Twitter.
Wolffish umumnya hidup di Samudra Pasifik dan Samudera Atlantik. Mereka adalah jenis ikan penghuni laut dalam dan sangat jarang berada jauh dari permukaan dasar laut.
Ikan jenis wolffish biasanya bisa tumbuh sampai sekitar satu meter. Sementara yang ditemukan Hiroshi ukurannya mendekati dua meter.
Hiroshi mengatakan ia mendapat tangkapannya itu di Pulau Hokkaido yang terletak di utara Jepang, dekat perairan Rusia.
Lokasi tersebut juga tidak terlalu jauh dari tempat terjadinya kecelakaan nuklir Fukushima pada tahun 2011. Penemuan ikan monster ini menimbulkan pertanyaan tentang dampak ekologi laut akibat kecelakaan nuklir Fukushima.

Tak Mau Dianggap Miskin, Wanita Kaya Lempar Uang Segepok

Tak Mau Dianggap Miskin, Wanita Kaya Lempar Uang Segepok

Sebuah video memperlihatkan seorang wanita kaya raya marah-marah kepada penjaga toko perhiasan di Tiongkok.
Wanita yang sedang marah besar itu bahkan melempar sejumlah uang ke wajah penjaga toko. Rupanya dia ingin melihat sebuah gelang, namun penjaga toko tidak mengizinkannya.
Sebagai penjaga toko yang baik, dia harus menaati aturan toko yang melarang karyawan untuk mengeluarkan perhiasan dalam jumlah tertentu. Pemilik toko khawatir emas jualannya akan dicuri.
Insiden ini diyakini terjadi pada 25 September lalu di sebuah toko perhiasan di Handan, timur laut Tiongkok.
Wanita kaya yang tak paham aturan itu mulai berteriak pada penjaga toko dengan mengatakan, "Kau pikir aku tidak bisa membelinya?" Wanita itu juga terdengar mengatakan, "Apakah kamu tahu siapa ayahku?"
Tetap menjaga profesionalisme, penjaga toko itu berusaha tetap tersenyum selama dimarahi dan dipermalukan. Sampai akhirnya, wanita kaya itu mulai mengobrak-abrik tasnya dan mengeluarkan beberapa gepok uang tunai pecahan 100 yuan.
Saking marahnya, Dia kemudian melemparkan uang tunai tersebut ke wajah penjaga toko itu. Meskipun terlihat tenang, penjaga toko itu tampaknya benar-benar malu.
Insiden saat wanita itu melempar uang ke wajah penjaga toko sampai menarik perhatian pelanggan lain yang mungkin temannya.
Banyak yang bertanya-tanya tentang ayah wanita kaya pemarah itu. Namun informasi mengenai siapa dia belum terungkap. 
Berikut kisah-kisah inspiring tentang si kaya dan si miskin, klik halaman selanjutnya.. 

Foto Selfie Kembali Memakan Korban Meninggal Dunia

Foto Selfie Kembali Memakan Korban Meninggal Dunia

Lagi lagi hasrat untuk mendapatkan foto selfie ekstrim kembali memakan korban. Seorang pemuda asal Rusia bernama Andrey Retrovky tewas usai terjatuh dari atas gedung berlantai 9.
Awalnya Andrey berhasil mendapatkan beberapa foto dirinya sedang berada di tepi gedung lantai 9 tersebut. Dengan bantuan temannya, foto tersebut sempat diunggah di Instagram.
Foto Andrey melayang di tepi gedung dengan hanya menggunakan satu tangan menjadi foto terakhir selfie nya. Pada pengambilan foto berikutnya nyawa Andrey tidak tertolong usai terjatuh dari lantai 9 karena tali pegangannya rusak.
"Ingin pura pura terjatuh, malah terjatuh sungguhan. Kasihan kamu saya turut berduka", komentar seorang netizen.
Kejadian yang menimpa Andrey ini bisa jadi pelajaran bagi para penggila selfie agar lebih mementingkan keselamatan dari pada sekedar hasil yang justru bisa berujung kematian.
Tidak terhitung jumlah para pencinta foto selfie yang terluka atau bahkan hingga meninggal dunia karena tidak memperhitungkan keselamatan saat berfoto.

Geger Penemuan Hewan Aneh: Bertubuh Sapi, Berkepala Buaya

Geger Penemuan Hewan Aneh: Bertubuh Sapi, Berkepala Buaya

Para ahli dibuat bingung dengan kemunculan secara tiba-tiba makhluk aneh di sebuah desa terpencil di Thailand.
Penduduk desa terkejut ketika menemukan binatang dengan bentuk tubuh ganjil yang terus menampakkan diri di High Rock, Wanghin di Thailand.
Binatang itu memiliki kaki-kaki berkuku seperti seekor sapi. Tetapi kepala dan tubuhnya mirip seekor buaya. Apalagi dengan kulitnya yang bersisik.
Yang membuat binatang aneh ini semakin mirip buaya adalah dia tidak mampu berdiri di atas keempat kakinya yang mirip sapi itu. Dia hanya bisa berbaring seperti seekor buaya.
Situs Thailand Rath melaporkan binatang aneh ini meninggal setelah melahirkan dan menambahkan. "Ini sangat mengejutkan dan diyakini membawa keberuntungan bagi keluarga yang menemukannya pertama kali dan warga desa," tulis media itu.
Akhir-akhir ini berita menggemparkan tentang penemuan binatang aneh terus bermunculan.
Beberapa waktu yang lalu ada video yang memperlihatkan sekelompok pria dengan pakaian anti-radiasi mengangkat sosok mirip putri duyung dari sebuah danau di Polandia.

Video Ini Dijamin Bisa Buat Dengkul Anda Lemas Dan Vertigo

Anda tahu bagaimana rasanya ketika berada di ketinggian dengan kepala pusing dan semuanya seperti berputar putar.
Dalam video ini terdapat rangkuman aksi nekad diatas ketinggian yang mungkin akan membuat anda vertigo.
Ingin mencoba merasakan berada diketinggian, simak videonya berikut ini.